Selasa, 27 Maret 2018

5 konsep dasar fotografi

Standard
Saat akan memotret, apakah kamu sering kebingungan dalam menentukan konsep fotografi yang akan digunakan? Konsep fotografi adalah sebuah ide dasar yang dapat dikembangkan menjadi sebuah karya foto dan dapat menceritakan maksud serta tujuan dari sebuah foto. Maka dari itu, penting sekali untuk memiliki sebuah konsep dalam sebuah foto.
Dengan mengetahui konsep seperti apa yang mau kamu ambil, tentu sangat memudahkan kamu sehingga terhindar dari kesalahan. Nah, di bawah ini terdapat beberapa konsep fotografi yang bisa kamu pilih sebagai referensi saat hunting foto.

1.     Tempo Dulu
Sempat terlintas mengambil konsep yang satu ini? Konsep tempo dulu atau masa lalu ternyata masih banyak digemari oleh para fotografer. Umumnya hasil akhir menggunakan warna hitam putih atau sephia untuk lebih mendukung suasana tempo dulu. Namun, banyak para fotografer pemula yang lupa mengikutsertakan properti. Padahal seperti masalah pakaian, properti lainnya menjadi alat pendukung dari konsep yang satu ini.
2.     Imajinasi
Siapa di antara kamu yang pecinta tokoh anime? Nah, jika kamu salah satu pecinta tokoh anime, kamu juga bisa kok mengusung konsep yang satu ini. Namun, sebaiknya saat akan mengambil konsep fotografi ini kamu menggunakan studio dengan bantuan artificial light dan melakukan photo editing. Maka maksimalkan imajinasi yang kamu miliki.
3.     Vintage
Konsep yang satu ini masih sangat menarik untuk diambil. Manfaatkan lokasi yang jarang dikunjungi orang. Kamu bisa mencari lokasi yang terkesan vintage, seperti lokasi yang bernuansa tahun ’80-an, misalnya jembatan penyeberangan yang jarang digunakan orang. Konsep yang satu ini juga harus memperhatikan outfit yang kamu kenakan. Sesuaikan konsep dengan pakaian untuk hasil yang sempurna.
4.     Glamour
Konsep yang satu ini mengombinasikan pencahayaan, make up, dan sentuhan brush untuk menghasilkan sebuah karya yang unik sekaligus sisi romantis, dramatis, bahkan sensual dari sebuah objek. Namun, sepertinya konsep yang satu ini belum bisa dijangkau oleh fotografer pemula.  Jangan lupa untuk melakukan photo editing untuk yang satu ini, mulai dari koreksi warna, penambahan elemen, hingga memberikan sentuhan brush agar gambar terlihat lebih hidup.
5.     Siluet
Untuk kamu yang masih tahap pemula dalam fotografi seperti konsep yang satu ini bisa kamu lakukan. Siapkan sebuah model yang bisa melakukan pose yang menunjukkan bentuk badannya sendiri (sebaiknya bagian wajah tak perlu menghadap kamera). Dan tak usah memikirkan bagaimana kostum yang digunakan karena hal itu tak menjadi penting dalam konsep siluet.

Nah, lima konsep di atas merupakan sebagian kecil dari konsep fotografi yang bisa kamu pilih. Jika kamu memiliki ide lain, kamu bisa kok untuk melakukannya. Jangan lupa untuk terus belajar dan berlatih agar kemampuanmu semakin baik

Source : Link

Rabu, 07 Maret 2018

Jenis Jenis Lensa kamera DSLR

Standard
Jenis Jenis Lensa kamera DSLR

1. LENSA KIT / LENSA NORMAL
Lensa ini memiliki ukuran 50-55mm. Lensa ini menghasilkan gambar dengan karakter normal/natural, seperti apa yang dilihat oleh mata kita. 
Lensa KIT / Lensa NORMAL
Lensa KIT / Lensa NORMAL
Lensa ini berfungsi memetakan citra yang yang terlihat seperti perspektif pandang normal mata manusia. Hal ini didapat karena panjang fokus lensa sebanding dengan jarak diagonal bidang fokal dengan sudut pandang diagonal sekitar 53 derajat.

2. LENSA FIXED / LENSA TETAP
Apa itu lensa Fixed? Lensa Fixed juga sering disebut Lensa Prime karena dalam istilah lensa Prime adalah lawan kata dari Zoom. Lensa Fixed/Prime adalah lensa yang memiliki satu focal length  tunggal/panjang fokus tunggal. Lensa ini memiliki nilai lebih pada ketajaman gambar yang dihasilkannya. 
Contoh lensa Fixed/Prime adalah lensa Nikon 35mm f/1.4G, Canon 50mm f/1.8, dll.

Lensa Fixed/Prime
Lensa Fixed/Prime
Dari segi harga lensa Fixed/Prime lebih terjangkau karena lensa jenis satu ini memiliki konstruksi dan mekanisme yang lebih simple dibandingkan lensa lainnya. 
Salah satu keunikan yang paling diminati dari lensa ini adalah kualitas bokeh yang dihasilkan sangat bagus.

3. LENSA FISH EYE / LENSA MATA IKAN
Kenapa dinamakan lensa mata ikan? Mungkin karena gambar yang dihasilkan oleh lensa ini berbentuk seperti pandangan mata ikan. Lensa ini merupakan lensa jenis Wide Angle dengan diameter 14 mm, 15 mm, dan 16 mm. Lensa Fish Eye ini memberikan kepada kita pandangan sebesar 180 derajat.
Lensa Fisheye
Lensa Fisheye
Gambar yang dihasilkan dari lensa ini akan berbentuk sedikit melengkung, menjadi lebih oval dan nampak seperti gepeng.

Lensa Fish Eye adalah lensa sudut lebar dengan sudut pandang hemisoeris yang sangat lebar. Sebenarnya lensa ini pertama kali di design untuk kepentingan meteorologi untuk mempelajari barisan awan dan pertama kali di namakan "whole-sky lenses", lensa ini kemudian menjadi semakin populer pada para pecinta fotografi karena distorsi citranya yang khas.

4. LENSA AMBIGUITAS / PRIME LENS

Lensa ini pada awalnya mempunyai arti lensa utama pada sebuah kombinasi sistem lensa. Ketika sebuah lensa digunakan misalnya dengan telekonverter, maka lensa tersebut sering disebut dengan prime lens yang berarti lensa yang utama, sedangkan teleconverter sebagai komponen tambahan saja.

 
Lensa Prime
Lensa Prime
Kebanyakan para pabrikan lensa masih memasarkan produk lensa variabel mereka dengan istilah variable prime sehingga seakan menimbulkan kesan prduk tersebut berupa lensa parfokal.

5. LENSA PARFOKAL
Lensa Parfocal
Lensa Parfocal
Lensa Parfokal adalah lensa yang mempunyai fungsi mempertahankan ketajaman bidang fokusnya walaupun terjadi perubahan pada panjang fokus lensa.

6. LENSA ZOOM
Lensa Zoom adalah lensa yang terdiri dari gabungan lensa standar, lensa wide angle dan lensa tele. Lensa ini cukup fleksibel dan memiliki range/jangkauan lensa yang cukup lebar. Lensa zoom terbilang sering digunakan karena pemakai tinggal memutar ukuran lensa sesuai yang dibutuhkannya.
Lensa Zoom
Lensa Zoom
Dengan kata lain lensa Zoom meruapakan lensa yang tidak dapat mempertahankan bidang fokus pada saat terjadi perubahan panjang fokus karena posisi bidang fokal juga ikut tergeser, sehingga diperlukan pemfokusan ulang setiap terjadi perubahan pada panjang fokus.

Pada lensa ini panjang fokus dari lensa variabel tidak tunggal, tetapi dapat diubah-ubah pada rentang tertentu dari nilai minimum ke nilai maksimumnya.

7. LENSA TELE

Lensa Tele adalah merupakan kebalikan dari lensa Wide Angle. Lensa ini berfungsi mendekatkan subjek, namun akan mempersepit sudut pandang. Lensa dengan ukuran 70 mm ke atas bisa dikategorikan kedalam lensa jenis ini. 

Lensa Tele
Lensa Tele
Hasil gambar dari penggunaan lensa ini akan membuat pengaburan pada pandangan sekitarnya karena sudut pandangnya yang sempit. Lensa ini lebih sering digunakan oleh para fotografer untuk mengambil gambar jarak jauhn, seperti foto landscape ataupun candid.

8. LENSA WIDE ANGLE

Nah ini dia jenis lensa yang paling saya sukai. Lensa Wide ANgle berguna untuk menangkap subjek yang luas dalam ruang yang sempit. Ciri khas dari lensa ini adalah membuat subjek lebih kecil dari ukuran sebenarnya, Dengan lensa jenis ini, kita dapat memotret lebih banyak orang yang berjejer jika dibandingkan dengan lensa kit (standar). Semakin pendek jarak fokusnya maka semakin lebar pandangannya. Lensa ini memiliki panjang fokus lebih pendek daripada lensa normal, sesuai dengan ukuran bingkai citra pada bidang film pada kamera film, maupun dimensi sensor foto pada bidang fokal pada kamera digital.
Lensa Wide Angle
Lensa Wide Angle
Ukuran dari lensa Wide Angle sendiri sangat beragam mulai dari ukuran 17 mm, 24 mm, 28 mm bahkan 35 mm.

9. LENSA MAKRO

Lensa Makro adalah lensa yang dirancang khusus untuk memotret dari jarak dekat. Dengan lensa ini kita dapat mengambil subjek yang berukuran sangat kecil misalnya semut, kita akan dapat menghasilkan gambar semut yang begitu bagus dengan detail gambar yang begitu menawan.

Lensa Makro
Lensa Makro



Nah itulah beberapa jenis lensa dari kamera dslr/slr yang dapat saya sampaikan. Jika ada informasi yang salah silahkan komentar dibawah, karena saya juga masih belajar dalam dunia fotografi yang terus berkembang ini.

Thx